Tampilkan postingan dengan label Pengantar Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Internet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Definisi dan Cara Kerja Search Engine

Setelah banyak membaca artikel-artikel tentang SEO, akhirnya saya tergelitik juga untuk mempelajari tentang Search Engine dan cara kerjanya. Namun dari pada saya belajar sendiri, Saya juga mengajak anda untuk kita belajar bersama-sama atau bagi anda yg sudah tahu mungkin bisa berbagi dengan memberi tambahan ilmu yang tentu sangat saya harapkan sebagai blogger amatir.

Sebelum kita lebih jauh mempelajari tentang apa itu SEO, terlebih dahulu kita harus mengenal apa itu Search Engine dan bagaimana cara kerjanya. Hal ini penting sebagai dasar kita dalam mempelajari SEO untuk selanjutnya. Jika anda belum mengenal Search Engine dan cara kerjanya maka pemahaman anda tentang SEO tidak akan bisa maksimal meskipun anda telah menggunakannya di dalam blog anda.

Apakah Search Engine itu?

Search Engine adalah suatu portal website yang menyediakan informasi pencarian data-data yang dibutuhkan pengunjung internet. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan, pengunjung internet masuk ke situs tersebut, kemudian memasukkan kata kunci (keyword) pada sebuah kotak yang telah disediakan dan melakukan pencarian. Maka setelah itu anda akan disuguhi puluhan, ratusan hingga puluhan informasi halaman web yang sesuai dengan kata kunci yang anda masukkan.Di internet kita mengetahui Website search engine yang popular adalah Google, Yahoo, MSN dan lain-lain.

Sesuai dengan fungsinya, keberadaan search engine sangat membantu kita untuk mencari suatu informasi yang berserakan di internet. Dengan search engine, anda bisa mendapatkan informasi secara lebih spesifik tanpa harus mencari satu persatu informasi tentang website-website yang menampilkan sesuatu yang sedang anda cari dan butuhkan itu.

Bagaimana Cara Kerja Search Engine?

Search Engine (=Mesin Pencari) adalah sebuah program yang didisain untuk membaca kumpulan kata-kata yang diambil dari situs-situs web. Biasanya sebuah

software (dikenal sebagai robot/spider) ditugaskan untuk membaca seluruh atau sebagian kata-kata di sana (mungkin juga mengikuti links yang ada di situs tersebut). Hasilnya akan disimpan di dalam sebuah indeks. Selain itu, Search Engine

juga memperoleh keberadaan sebuah situs dari URL yang disubmit oleh pemiliknya.
Beberapa waktu kemudian, robot/spider akan membaca situs tersebut dan hasilnya
akan disimpan ke dalam indeks. Indeks inilah yang digunakan Search Engine untuk
menjawab pertanyaan yang diajukan.

Bagaimana Spider bekerja?
Spider, robot ataupun web crawler menelusuri internet dengan membaca historical
list (misalnya dari daftar server yang ada di internet), kemudian membuat rangking
diantara situs-situsnya. Berdasarkan urutan inilah spider menjelajah internet.

Bagaimana Search Engine mengindeks?
Search Engine melakukan pengindeksan berdasarkan apa yang ada di situs (natural language). Tidak ada penyaringan lagi (kecuali untuk Meta Tag). Karena itulah
search engine paling tepat jika digunakan untuk mencari informasi/konsep yang
sudah jelas terdefinisi dan konsep tersebut sudah banyak digunakan. Kita tinggal
menyebutkan konsep/istilahnya, kemudian search engine akan memberitahu dimana
konsep itu berada. Namun ada juga search engine yang memiliki fasilitas tambahan,
seperti Excite yang memiliki fasilitas penggunaan sinonim. Jadi, bila Anda mencari
informasi cycling, Excite juga akan mencari bicycling Di lain pihak, search engine
juga memiliki informasi yang sudah tidak up-to-date lagi. Penyebabnya adalah
search engine belum melakukan pengecekan ulang lagi.
Keterbatasan search engine lainnya: tidak dapat memberikan informasi on-the-fly
(yang dibuat karena eksekusi program).

Faktor-faktor yang m enentukan kehandalan Search Engine :

1. Ukuran database: Banyaknya URL dan kata-kata yang diindeks.
2. Jenis Resource yang diliput: Apakah hanya informasi dari web atau termasuk
newsgroup dan ftp
3. Kedalaman Pengindeksan: Tidak mungkin seluruh internet bisa diindeks. Oleh
karena itu, beberapa spider hanya membatasi pengindeksan untuk beberapa
dokumen dalam satu situs. Ada juga yang hanya mencatat paragraf pertama,
halaman pertama atau hanya 100 kata pertama.
4. Fasilitas : Kini search engine berlomba menawarkan penggunaan yang
termudah. Mereka pun kini berlomba-lomba untuk menambah fasilitas-
fasilitasnya yang lain.

Daftar Bacaan:
http://www.blogger.com/www.prowebpro.com/articles/search_engine.php
http://www.ridhoyp.com/attachments/147_searchengine.pdf

Sumber gambar: http://dewyash.blogspot.com

Rabu, 25 Januari 2012

Kilas Balik Perkembangan Internet di Indonesia

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.

Awal Internet Indonesia

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio"[1] di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX.

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
*Sumber: wikipedia.com
*sumber gambar: pakarinternet.info

Pengertian Website atau Situs

Pengertian Web Site atau Situs

Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.

Unsur-Unsur Web Site atau Situs

Untuk membangun situs diperlukan beberapa unsur yang harus ada agar situs dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Unsur-unsur yang harus ada dalam situs antara lain:

a. Domain Name
Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan situs kita pada dunia internet. Istilah yang umum digunakan adalah URL. Contoh sebuah URL adalah http://www.yahoo.com--dapat juga tanpa www--
Ada banyak macam nama domain yang dapat kita pilih sesuai dengan keinginan. Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan tersedia di internet:

1. Generic Domains
Merupakan domain name yang berakhiran dengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering juga disebut top level domain dan domain ini tidak berafiliasi berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.
Ø.com : merupakan top level domain yang ditujukan untuk kebutuhan "commercial".
Ø.edu : merupakan domain yang ditujukan untuk kebutuhan dunia pendidikan (education)
Ø.gov : merupakan domain untuk pemerintahan (government)
Ø.mil : merupakan domain untuk kebutuhan angkatan bersenjata (military)
Ø.org : domain untuk organisasi atau lembaga non profit (Organization).

2. Country-Specific Domains
Yaitu domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi, dan sering juga disebut second level domain, seperti .id(Indonesia), .au(Australia), .jp(Jepang) dan lain lain. Domain ini dioperasikan dan di daftarkan dimasing negara. Di Indonesia, domain-domain ini berakhiran, .co.id, .ac.id, .go.id, .mil.id, .or.id, dan pada akhir-akhir ini ditambah dengan war.net.id, .mil.id, dan web.id. Penggunaan dari masing-masing akhiran tersebut berbeda tergantung pengguna dan pengunaannya, antara lain:
Ø.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
Ø.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
Ø.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
Ø.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
Ø.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori "ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lain
Ø.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
Ø.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
Ø.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di Worl Wide Web.
Nama domain dari tiap-tiap situs di seluruh dunia tidak ada yang sama sehingga tidak ada satupun situs yang akan dijumpai tertukar nama atau tertukar halaman situsnya. Untuk memperoleh nama dilakukan penyewaan domain, biasanya dalam jangka tertentu(tahunan).

b. Hosting
Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di situs. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam situs.

Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte). Lama penyewaan hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.

c. Scripts/Bahasa Program
Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat diakses. Jenis scripts sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah situs. Semakin banyak ragam scripts yang digunakan maka akan terlihat situs semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus. Bagusnya situs dapat terlihat dengan tanggapan pengunjung serta frekwensi kunjungan.

Beragam scripts saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas situs. Jenis jenis scripts yang banyak dipakai para designer antara lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan ASP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.

Scripts ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri, bisa juga dibeli dari para penjual scripts yang biasanya berada di luar negri. Harga Scripts rata-rata sangat mahal karena sulitnya membuat, biasanya mencapai puluhan juta. Scripts ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat.

d. Design Web
Setelah melakukan penyewaan domain dan hosting serta penguasaan scripts, unsur situs yang paling penting dan utama adalah design. Design web sangat menentukan kualitas dan keindahan situs. Design sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah web site.
Untuk membuat situs biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa web designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantung kualitas designer.

e. Publikasi
Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi. Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas. cara yang biasanya dilakukan dan paling efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search Indonesia, dsb)
Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search engine dan dikenal oleh pengunjung.

Pemeliharaan Web Site atau Situs

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan (tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.

*Sumber Artikel : Eddy Purwanto dan Tim Sub Bag Jaringan Informasi IPTEK, JIIPP

*Sumber Gambar:matanews.com

Definisi dan Sejarah Internet

Saya yakin, Anda semua sudah tahu tentang internet, dan bahkan Anda sudah berkali-kali menjelajahinya untuk mencari informasi, data, hiburan ataupun berinteraksi dengan teman-teman Anda di jejaring sosial. Akan tetapi apakah Anda sudah tahu apa definisi internet itu sendiri? Mungkin, pengetahuan tentang definisi internet itu sendiri tidak terlalu penting buat Anda karena tanpa mengerti definisi internet, toh Anda sudah bisa berselancar di dunia internet. Namun, maksud saya menuliskan definisi internet di sini adalah untuk menambah pengetahuan Anda tentang dunia internet yang Anda jelajahi itu agar Anda memiliki pemahaman yang cukup tentang internet. Lalu, Apa definisi dari internet?

Definisi Internet

1. Menurut Wikipedia bahasa Indonesi

"Secara harfiah, internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking."

2. Menurut VirtualBook milik Dwi Kristianto, ST, dari Universitas Petra

"Secara sederhana, Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer di seluruh dunia yang terkoneksi antara yang satu dengan yang lain. Media koneksi yang digunakan bisa melalui sambungan telpon, serat optik (fiber optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan koneksi wireless."

3. Menurut Kamus Ilmiah Online

"Internet adalah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran dan jenis jaringan komputer di seluruh dunia. Jaringan-jaringan komputer ini saling berhubungan dan berkomunikasi satu sama lain melalui bantuan telepon dan satelit, yang digunakan untuk keperluan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, ilmu pengetahuan dan perorangan."

4. Menurut Mas Fikri, pemilik blog Bloggingly.com

"Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung secara global yang memungkinkan pengguna internet saling bertukar informasi/data melalui jaringan tersebut. Internet adalah sistem komunikasi data berskala global, suatu infrastruktur yang terdiri dari hardware dan software yang menghubungkan komputer yang berada di jaringannya."

Itulah definisi internet yang saya kutip dari berbagai sumber, hasil googling saya di Google.com. Namun definisi internet dari masing-masing orang tentu berbeda, tergantung tingkat pemahamannya terhadap internet. Kalau begitu, Apa definisi internet menurut Anda?

Sejarah Internet


Anda masih ingat pesan Bung Karno tentang "jas merah"? yaitu ketika presiden pertama RI itu menyampaikan pesan kepada bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah. Mungkin, para pelopor dunia internet juga akan memberikan pesan yang sama kepada netter di seluruh dunia agar tidak melupakan sejarah cikal-bakal munculnya internet di dunia. Dalam tulisan kali ini, saya akan menceritakan kembali tentang sejarah internet yang saya ketahui dari membaca berbagai sumber.

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

*Dikutip dari berbagai sumber
*Sumber gambar: dimaspriambada.blogspot.com

    Followers

    Blog Partners